Langsung ke konten utama

GIZI DAN DIET SEIMBANG

GIZI SEIMBANG ANAK USIA SEKOLAH

Anak-anak usia sekolah membutuhkan energi yang tinggi untuk pertumbuhan dan aktivitas, tetapi semakin banyak asupan makananyang masuk akan menyebabkan kelebihan berat badan. Hal tersebut karena ketidakseimbangan antara kalori yang masuk dengan pola aktivitas anak. Dewasa ini, anak-anak lebih menyukai permainan di layar smartphone atau menonton video di channel internet dibandingkan melakukan aktivitas fisik di luar ruangan.
Anak-anak usia 5-12 tahun sudah tahu makanan apa yang diinginkan dan sering makan di luar rumah. Pengaruh dari teman dan iklan juga mulai mempengaruhi anak dalam memilih makanan. Meski begitu orangtua tetap harus memperhatikan kandungan nutrisi agar tumbuh kembang anak menjadi sempurna.
Mendorong anak untuk makan sehat harus dengan memastikan anak-anak mempertahankan berat badan yang sehat. Pastikan seluruh keluarga juga mengonsumsi makanan sehat untuk memberi contoh yang baik kepada anak. Kementerian Kesehatan mengeluaran keputusan No 41 tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang (PGS), dengan pesan khusus untuk kelompok anak usia sekolah.

Gizi yang Penting untuk Anak Usia Sekolah

1. Karbohidrat

Anak-anak sangat membutuhkan asupan karbohidrat sebagai penghasil energi. Aktivitas anak di sekolah membutuhkan banyak energi, itu penting mengatur sarapan dan makanan bekal mengandung karbohidrat.

Pilihan makanan karbohidrat yang bisa Mama siapkan misalnya kentang goreng, kentang tumbuk, nasi goreng keju mozarela, ubi kukus, atau roti gandum.

Anak yang kekurangan karbohidrat biasanya terlihat kurus, kulit keriput, wajah cekung, atau bisa juga mudah mengalami gangguan pernapasan.

2. Protein

Protein baik untuk memperbaiki sel tubuh dan berguna untuk mendukung tumbuh kembang anak usia sekolah. Asupan protein yang disarankan untuk anak usia 8–14 tahun adalah 0,95 gram per kilogram berat badan anak. Ini cocok untuk anak perempuan maupun laki-laki.

Sumber protein terbagi dua, protein nabati dan protein hewani.

3. Yodium

Banyak iklan layanan masyarakat di TV, yang mengingatkan orang tua untuk tidak mengabaikan asupan yodium pada anak. Yodium memiliki manfaat utama untuk mengembangkan saraf anak.

Yodium bisa didapat dari bayam, ikan laut atau dengan mencampurkan garam beryodium pada menu sayuran untuk anak.

4. Zat Besi

Manfaat zat besi berguna untuk meningkatkan kebugaran tubuh dan mencegah anemia. Di dalam tubuh, zat besi ini bekerja untuk membantu resep sel darah merah. Jenis makanan yang mengandung zat besi antara lain adalah bayam, kangkung, ikan, daging merah, dan hati sapi.

5. Asam Folat

Selama ini asam folat mungkin hanya dikenal sebagai nutrisi yang penting untuk ibu hamil. Faktanya, nutrisi ini juga banyak manfaatnya untuk anak usia sekolah.

Sebagai solusinya, orangtua bisa menyiasatinya dengan membuat menu makanan unik, lezat dan bervariasi agar anak tidak merasa bosan dan gizinya bisa tetap terpenuhi.

Yuk, makan yang benar!

Referensi:

https://www.popmama.com/big-kid/6-9-years-old/bagasdharma/gizi-anak-usia-sekolah-yang-harus-terpenuhi

https://academy.suryahusadha.com/artikel/articles/gizi-seimbang-anak-usia-sekolah



  

Komentar