Diet Gizi Seimbang

Diet Zaman Now : Diet Gizi Seimbang

Halo Teman Sehat! Taukah kamu bahwa diet 4 sehat 5 sempurna sudah tidak berlaku loh. Sekarang jamannya diet gizi seimbang yang mengacu pada pilar gizi seimbang terbaru dari Kementrian Kesehatan. Penasaran tentang diet gizi seimbang? Yuk simak ulasan berikut ini.

Apa itu diet gizi seimbang?

Prinsip diet gizi seimbang adalah dengan mengonsumsi 5 jenis makanan ditambah dengan membiasakan aktivitas fisik, hidup bersih, serta memantau status gizi dan kesehatan. 
Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, menu diet sehat Anda harus mengandung beragam nutrisi esensial yang sangat diperlukan tubuh. Nutrisi esensial adalah nutrisi yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus dipenuhi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi tersebut.
Nutrisi esensial yang harus ada dalam menu diet sehat dibagi menjadi dua kategori, yakni makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien merupakan zat gizi yang diperlukan tubuh dalam jumlah besar untuk memberikan energi bagi tubuh. Makronutrien terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan mikronutrien adalah zat gizi yang menunjang kinerja tubuh, dan cukup dikonsumsi dalam jumlah kecil saja. Yang termasuk mikronutrien adalah vitamin dan mineral.

Pentingnya Nutrisi yang Wajib Ada dalam Menu Diet Sehat

1. Konsumsi sumber pokok (karbohidrat)

Karbohidrat yang disarankan dikonsumsi sebagai menu diet adalah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Contoh makanan yang dapat dikonsumsi seperti nasi, kentang, dan beras merah. Karbohidrat dikonsumsi sebanyak 3-4 porsi per hari.

2. Konsumsi lauk pauk (Protein)

Protein penting dikonsumsi karena protein berfungsi untuk memperbaiki jaringan atau sel yang rusak. Protein dibedakan menjadi protein nabati dan protein hewani. Contoh protein nabati yang dapat dikonsumsi seperti tahu dan tempe. Protein hewani yang dapat dikonsumsi seperti ikan, daging, telur, susu dan produk olahannya. Protein dapat dikonsumsi sebanyak 2-4 porsi sehari.

3. Konsumsi buah dan sayur

Buah dan sayur memiliki kandungan mineral yang tidak dimiliki oleh jenis makanan lainnya. Buah dan sayur juga mengandung serat yang cukup untuk membantu melancarkan pencernaan. Banyak jenis buah dan sayur yang dapat dikonsumsi, contohnya jeruk, mangga, salak, berbagai sayuran hijau, wortel, dan masih banyak lagi. Porsi yang dianjurkan untuk mengonsumsi buah adalah 2-3 kali dalam sehari, sedangkan sayuran sebanyak 3-4 kali sehari.

4. Batasi makanan manis, asin, dan berminyak

Jenis makanan ini harus dibatasi konsumsinya, contohnya makanan yang diolah dengan cara digoreng, makanan instan atau makanan olahan pabrik, dan makanan manis (kue manis, permen). Pembatasan penggunaan garam, gula, dan lemak masing-masing sebanyak 1 sendok teh, 4 sendok makan, dan 5 sendok makan dalam sehari.

5. Minum air yang cukup dan aman

Minum air putih dalam jumlah cukup dan dari sumber yang aman. Dalam sehari dianjurkan setidaknya 8 gelas air putih agar tbuh kita selalu terhidrasi dan metabolisme berjalan normal.

6. Cukup aktivitas fisik, hidup bersih, serta memantau status gizi dan kesehatan

Selain mengonsumsi makanan yang bergizi dan berimbang sesuai porsi, jangan lupa untuk melakukan olahraga secara rutin. Olahraga dapat dilakukan sebanyak 30 menit per hari. Olahraga membantu mempercepat metabolisme energi dari makanan yang dikonsumsi. Selain itu untuk mengoptimalkan pola makan dan aktivitasi fisik yang dilakukan, jangan lupa untuk menarapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta rutin memantau status gizi dan kesehatan.

Nah, itulah diet gizi seimbang yang dapat dipraktikkan.

SEMOGA BERMANFAAT UNTUK KITA SEMUA

Referensi :

https://linisehat.com/diet-zaman-now-diet-gizi-seimbang/

https://www.alodokter.com/contekan-menu-diet-sehat-untuk-santap-pagi-siang-dan-malam-hari

Komentar